Once To Hurt You,Forever Love You (part 1)

Ff  ini aku buat untuk my friend yang namannya Lee Seorim/Shabrina,mungkin sedikit dari kalian jga udh bca diblognya.Mian klw jelek and koment plis…

once to hurt you,forever love you (part 1)

BRUKKKK….

Aku menabrak seseorang dan terjatuh..

“kya,kau bisa lihat tidak?,kalau jalan liat-liat dong…” teriakku pada orang yang menabrakku itu..Saat aku melihat wajah yang menabrakku tadi ternyata ‘omo dia tampan bnget’ batinku,tapi nggak lelaki itu udah nabrak aku dan mmbuat aku terjatuh dan sebab itu minuman ku tumpah kebajuku dan membuatku malu didepan umum..

“mianhe,aku sedang terburu-buru.Lagian kau juga jalannya gag benar,aiss ngomong denganmu hanya menghabiskan waktuku…”kata lelaki itu dan bergegas pergi dariku.

“ya..,kau harus ganti rugi,bjuku basah gara** kau..”teriakku lagi  padanya,tapi itu sia-sia karma ia udah jauh dari tempatku terjatuh.Aku segera bangkit dari tempatku terjatuh dan langsung pulang kerumah unk bersihkan badanku yang udah terkena tumpahan minuman yang ku bawa tadi.

– – – – – – – – – – –

Setelah aku mandi aku merebahkan tubuhku keatas tempat tidurku yang empuk sambil nunggu eomma manggil aku tuk maka malam.Tak lama kemudian terdengar teriakan eomma yang nyaring dari lantai bawah,karena kamarku ada dilantai atas jadinya eommaku biasa teriak dari bawah,disebelah kamarku juga ada kamar namdongseangku dan sebuah taman kecil diluarnya.

“seorim segera turun,makan malam udah siap..” ujar eomma dari bawah.

OMO aku lupa mengenalkan diri,annyonghaseyo Lee Seorim imnida.Aku anak pertama dari 2 bersaudara,aku sekolah di Kangnam High School. dan sekarang aku duduk di kelas IX b.Aku jga diam-diam bekerja part-time disebuah supermarket dekat rumah pada malam hari dengan temanku yang bernama Kim Rin Na. Aku juga punya seorang namdongsaeng yang bernama Lee Teamin yang sekarang duduk dkelas IX di SM High School.

“ya eomma,aku segera turun…” kataku sambil bergegas jalan kelantai bawah. Ketika aku lagi jalan menuju lantai bawah gag sengaja aku melihat namdongseangku lagi duduk ditaman lantai atas.Aku hampiri namdongseangku yang bernama Lee Teamin itu diam-diam dan ternyata aku melihatnya sedang merokok,segera kuambil rokok itu dari tangannya dan langsung membuangnya.

“KYA LEE TEAMIN….!,sampai kapan kau mau mengotori taman ini dengan puting rokok-rokokmu itu?,kau mau ku adui sama oemma ha?…” bentakku padanaya.

“aniyo nonna,ini yang terakhir kali…” ujarnya dengan tampang memelas.

“andwe,kau udah berapa kali berkata seperti itu tpi kau ttp melanggarnya dan juga jangan pasang tampang memelas seperti itu dihadapanku,aku benci dengan tampangmu itu…” kaaku lagi sambil melingkarkan tangan ku dilehernya unk menggeretnya ketmpat eomma.

“nonna,saranghaeyo…” katanya lagi dengan wajah yang lagi-lagi memelas dan itu membuatku muak.

“na do saranghae,tapi sayang itu gag mempan dnganku ..” ujarku lagi sambil menyeretnya kebawah,tapi tiba-tiba dia mendorongku kuat hingga aku hampir terjatuh tapi untungnya aku bisa menjaga keseimbanganku agar gag jatuh ‘huft hampir saja’ batinku. Tiba-tiba ada yang memanggilku dari arah rumah kosong yang ada tepat disebelah rumahku.

“annyonghaseyo,kami orang baru disini,kami baru pindah tadi pagi,mohon bantuannya..” kata seorang ajumma yang tinggal dsebelah rumahku itu.

“annyonghaseyo,mannasopangapsumnida” ujarku lembut sambil membungkukkan badanku sedikit kebawah.

“ne mannasopangapsumnida,sekali lagi mahon bantuannya.” katanya ajumma itu lagi.Aku menjawabnya hanya dengan senyum manisku.Kulihat orang yang disekiling ajumma itu ada seorang yoja yang umurnya kirakira sama dengan namdongsaengku dan seorang namja yang kira-kira usianya sama denganku.OMO namja itu…,dia yang telah menabrakku tadi pagi,seorang lelaki yang tdk tanggung jawab ‘kenapa dia harus jadi ttanggaku?’ batinku.Tanpa aku sadari dia melihatku sedang memandangnya,dia tersenyum padaku aku membalas senyumannya dengan senyum tipis yang aku paksakan.Aku segera masuk kedalam rumah dan langsung tidur tanpa menghiraukan makan malam yang udah eomma siapkan unkku.

– – – – – – – – – – – – –

Aku terbangun dari tidurku dan bergegas mandi.Ku pakai baju seragamku,kuambil tas dan Ipodku dan segera memakai sepatu.Kulangkahkan kakiku menuju dapur,kusambar roti yang ada dimeja makan dan langsung pergi kesekolah.

“Aigo,30 menit lagi bel bunyi” ujarku sambil berlari ‘ngapa eomma gag bangunun aku sih,’ batinku.Setelah aku susah payah berlari akhirnya aku pun sampai di sekolah,aku bergegas kekelas ‘huft untung aku gag telat’ batinku.Aku langsung duduk dibangku sebelah temanku Kim Rin Na.

“Lee Sonsaengnim mana?” tanyaku padanya.

“guru lagi ada rapat jadinya dia gag ngajar,mungkin juga ntar kita pulang cepat” jawabnya.Aku hanya bisa mengangguk yang berarti aku mengerti.

Cold heart baby!

Cold heart baby!

Let’s go!*bagian rap Minho di lagu Amigo,bingung nyari bunyi bel yang cocok*

Bunyi bel tanda sekolah udah usai terdengar ditelingaku,Aku pun beranjak dari tempat dudukku.

“Seorim  kau mw ikut ketoko buku sama aku?” tanyanya,kubalik badanku menghadapnya dan kujawab ajakannya itu.

“mianhe aku gag bisa temani kau ketoko buku hari ini,aku udah janji sama eomma klau hri ini langsung pulang kerumah” jawabku

“gwaechana,klau gtu aku duluan y,annyong…”pamitnya sambil melambaikan tangan kearah ku.

“ne annyong” kataku sambil membalas lambaiannya .Aku pun beranjak pulang kerumahku.

– – – – – – – – – –

“aku pulang” kataku setelah sampai rumah.Aku pun langsung naik keatas menju kamar,kuganti pakaianku dengan pakaian santai lalu aku tiduran ditempat tidur sambil baca komik.

“Seorim tolong antarkan piring ini ketetangga baru kita” teriak eomma dari bawah.

“eomma aja yng ngantar sendiri,aku capek..” kataku mengelas

“eomma masih bnyak kerjaan,klau kau gag ngantar jagan harap kau dpat makan malam…”ancam eommaku.Dengan berat hati aku langkahkan kakiku menuju dapur dan langsung kuambil piring itu .’ngapa aku sih yang disuruh eomma ketempat namja sialan itu” batinku smbil menghentakkan kakiku keaspal.Aku pun sampai didepan pintu rumah namja itu,kuketuk pintu itu berkal-kali  tapi tak ada yang jawab,kebiasaan tak sopanku pun muncul,kubuka pintu rumah itu kulihat sekeliling dalam rumah,kosong tak ada orang dirumah itu,aku lihat tangga di dekat ruang keluarga itu ‘mungkin diatas ada orang’ pikirku,kulangkahkan kakiku menuju anak tangga dan menaikinya,benar kataku disana ada seorang anak lelaki lagi tiduran sambil mendengarkan ipopnya.Kupandangi wajah lelaki itu ‘manis’ pikirku ,tanpa kusadari aku melamun emlihat wajahnya yang sdang tertidur tapi tak lama aku tersadar dari lamunanku mengingat lelaki ini sudah gag sopan dengan ku Ingin rasanya aku teriak kepada orang itu karna dia udah membiarkanku mengetuk pintu rumahya berkali-kali seperti orang gila,tapi aku takut dibilang orang yang tak tau sopan-santun,aku pun langsug bergegas meninggalkan tempat itu sebelum da menyadari kedatanganku.Tapi semuanya terlambat waktu aku mw menuruni tangga disudah terbangun dari tidurnya dan memanggilku.

“kya kau penyusup sedang apa kau disini,gag sopan sekali masuk kerumah orang  tanpa izin ”katanya menuduhku.Aku pun berbalik dan menatap tajam matanya.

“Mwo?,kau bilang aku penyusup?,kau yang gag sopan ,kau tahu aku mengetuk pintu rumahmu berkali-kali tapi tak ada yang menjawab,aku seperti orang gila didepan rumahmu…”teriakku padanya.

“Ya jangan teriak disini…” bentaknya.Aku pun terdiam mendengar bentakannya,seumur-umur aku belum pernah dibentak orang.Tak terasa aku pun nangis,aku menundukkan mukaku agar ta terlihat olehnya,tapi kayaknya dia tahu kalau aku nagis.

“Hey jangan nangis,aku aling benci liat perempuan menangis..”katanya dengan nada yang berubah jadi lembut,terdengar ditelingaku langkah kakinya mendekat kerahku.Aku pun semakin menundukkan kepalaku.Tak kusangka dia memelukku erat dan entah mengapa pelukannya nyaman menurutku.

“mianhe,aku hanya bercanda…”katanya lagi sambil masih tetap memelukku.Aku pun semakin terisak dalam tangisanku.Setelah nangisku berhenti dia melepaskan pelukannya dan menyuruhku duduk ditempat duduk yang ada dikamarnya.

“mianhe,aku sebenarnya tahu kalau kau mengetuk pintu rumahku dari tadi,aku sengaja pura-pura tak tahu karna aku tahu pasti kau akan masuk kedalam rumahku,aku juga tahu tadi kau memandang wajahku waktu aku tertidur,sengaja aku lakukan karma aku tahu kalau aku bukakan pintu untukmu kau pasti akan marah-marah tak jelas padaku dan itu membuat sulit aku yang mw dkat denganmu…”katanya jujur.OMO apa aku sedang mimpi,mukaku panas…,aku pun menundukkan kepalaku lagi agar tak terlihat kalau aku malu.

“kau,siapa namamu?” ia menanyakan namaku

“s,Seorim,Lee Seorim” kataku gagap

“owh nama yang manis,namaku…………………..

TBC—————

2 comments on “Once To Hurt You,Forever Love You (part 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s